Efek bahaya alkohol pada ibu hamil yang perlu diketahui

Please log in or register to like posts.
News

Alkohol adalah minuman yang direkomendasikan oleh WHO untuk tidak dikonsumsi untuk wanita hamil, karena hal tersebut berdampak negatif pada janin. Efek alkohol pada ibu dan janin perlu diketahui agar terhindar dari masalah kesehatan ibu dan janin. Ibu harus memperhatikan hal ini untuk mengetahui dan mencegah agar bayi lahir dengan sehat nantinya.

Saat seorang ibu minum alkohol, alkohol akan dengan cepat melewati plasenta untuk mencapai bayi Anda. Namun, tubuh janin merespons alkohol dengan lebih lambat dibanding ibu. Karena itu, kadar alkohol dalam darah sangat tinggi, sehingga mempengaruhi bayi.

Minum alkohol bisa berbahaya bagi perkembangan janin karena meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran mati. Hanya satu gelas bir per hari yang bisa meningkatkan risiko berat lahir rendah. Selain itu, bayi yang ibunya minum alkohol selama kehamilan lebih cenderung memiliki masalah dengan belajar, berbicara, bahasa, hiperaktif dan hiperaktif saat tumbuh dewasa.

Ibu hamil yang minum alkohol setidaknya seminggu sekali akan memiliki perilaku agresif dan lalai dibanding ibu yang tidak minum alkohol. Selain itu, bayi yang ibunya minum alkohol selama kehamilan lebih cenderung memiliki masalah neurologis di kemudian hari.

Baca Juga10 Makanan yang Membantu Cepat Hamil

“Sindrom alkohol janin,” juga disebut FASD, adalah istilah yang digunakan oleh para profesional untuk menggambarkan berbagai masalah serius yang disebabkan oleh alkohol pada janin, termasuk: pertumbuhan lambat, dimanifestasikan baik di rahim baik setelah lahir atau keduanya, malformasi wajah dan kerusakan sistem saraf pusat.

Bayi baru lahir dengan gangguan alkohol mungkin memiliki kelainan kepala dan otak kecil, kelainan pada jantung, tulang belakang dan cacat lainnya di tubuh. Kerusakan SSP akan menyebabkan sejumlah masalah seperti keterbelakangan mental, penglihatan dan pendengaran yang buruk serta kelainan perilaku.

Meminum secara teratur 7 gelas atau lebih minuman dalam seminggu, termasuk alkohol, anggur dan bir, meningkatkan risiko kecanduan alkohol pada janin. Bahkan bayi dengan ibu yang minum sedikit alkohol mungkin juga mengalami sindrom ini. Bayi yang telah terpapar alkohol sebelum kelahiran, jika mereka tidak memiliki manifestasi sindrom Alzheimer, mungkin akan terlahir dengan malformasi bawaan tertentu atau akan mengalami masalah neurologis dan motoric pascakelahiran.

Efek alkohol pada janin perlu ibu hamil ketahui untuk mencegah masalah yang timbul akibat alkohol tersebut, seperti penyakit terkait alkohol dan malformasi kongenital. Setiap ibu menginginkan bayinya tumbuh dengan baik di rahimnya. Karena itu, ibu harus memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi selama kehamilan.

Baca Juga :

Perdarahan saat hamil karena kelainan plasenta ibu hamil yang perlu diketahui

Bayi pun bisa jadi autis karena polusi, Waspada Bahaya Polusi bagi wanita hamil

10 Makanan yang Membantu Cepat Hamil

Cara Mengobati Flu Untuk Ibu Hamil yang Aman

Manfaat Suplemen minyak ikan untuk ibu hamil

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *