Panduan agar bayi mengembangkan otak saat dalam kandungan

Please log in or register to like posts.
News

Dari studi tentang bagaimana musik Mozart memiliki dampak positif pada otak janin, banyak ibu telah belajar bagaimana memberi tahu bayi bagaimana cara mendengarkan musik. Panduan untuk mendengarkan musik pada bayi yang paling efektif dapat membantu anak-anak mengembangan otak, di bawah ini akan kami berikan rahasia hebat itu. Silakan merujuk ke artikel ini jika Anda ingin memberi pendidikan musik kepada anak Anda.

1. Pilihlah waktu bagi bayi Anda untuk berkembang di minggu 16-20

Menurut penelitian, dari minggu ke 16 dan seterusnya, janin akan merasakan suara dari luar, jadi tahap yang tepat bagi sang ibu untuk memilih untuk mulai mendengarkan musik adalah dari 16-20 minggu.

Karena janin cenderung tidur saat ibu mereka aktif dan terjaga saat ibu mereka rileks dan santai, ibu hamil dapat memilih kapan tubuh mereka ingin beristirahat untuk bermusik. Pada saat itu, Anda bisa membiarkan diri Anda santai dengan nyaman dan fokus hanya untuk menikmati musik tanpa sibuk dengan pekerjaan lain dan bayi Anda merasakan musik dengan lebih jelas.

Mendengarkan musik juga akan membantu ibu memilih hubungan emosional dengan bayinya, sang ibu bisa mendengarkan musik sambil bernyanyi atau mengayunkan ritme musik juga akan membuat bayi Anda sangat lebih bersemangat

Meski begitu, mendengarkan musik belum tentu bagus, penting agar tingkat konsentrasi Anda saat mendengarkannya, cukup menghabiskan 20-30 menit sehari untuk mendengarkan musik dan jika Anda benar-benar merasakannya.

2. Anda harus mendengarkan lagu yang membuat sang ibu merasa nyaman

Menurut penelitian Dr Alfred Tomatis, musik klasik selalu menjadi prioritas nomor satu seperti Mozart, Beethoven, Bach, dll. Namun, para ibul tidak perlu memaksa diri untuk mendengarkan musik alam. Inilah yang terjadi jika si ibu sendiri tidak suka dan tidak mau menerima. Alasannya adalah bahwa selama kehamilan, ikatan antara ibu dan bayi sangat ketat, dia bisa merasakan semua pikiran dan perasaan ibu, pada saat bersamaan, mood ibu pada periode ini juga sangat mempengaruhi bayi, Karena itu, jika Anda mendengarkan musik dengan mencoba memaksakan diri, bayi Anda akan merasakan hal yang sama.

Sebagai gantinya, ibu memilih untuk mendengarkan musik apa pun yang mereka suka dan nikmati, asalkan membantu ibu mereka bersantai, seperti orkestra, lagu rakyat, pop, balada, dll. Namun, perlu dicatat bahwa ibu harus memilih lagu dengan lirik yang jelas, mengekspresikan semangat optimisme, kesenangan, musik tentang keluarga cinta semaksimal mungkin, Hindari lagu-lagunya terlalu sedih dan galau.

Selain itu, ibu juga perlu menghindari musik dengan nada terlalu kuat atau perubahan nada yang terus menerus, yang akan sangat mempengaruhi janin. Ibu juga perlu memilih tempat yang sepi untuk mendengarkan musik dan harus menghindari mendengarkan musik berjam-jam berturut-turut.

3. Perhatikan volume sedang untuk menghindari bahaya pada janin

Mendengarkan musik keras atau berbicara dalam volume besar juga mempengaruhi pendengaran janin, sehingga ibu harus menghindari tempat yang keramaian untuk menghindari ketidaknyamanan pada bayi.

Mendengarkan musik dengan loudspeaker masih merupakan cara terbaik bagi ibu dan bayi, namun jika menggunakan headset, ibu harus memilih headset khusus untuk wanita hamil, karena organ pendengarannya tidak berkembang sepenuhnya. Jika headphone di dekatkan ke perut, sebaiknya disesuaikan dengan tingkat sedang, bahkan lebih kecil dari volume yang didengar ibu secara langsung.

Cara paling efektif untuk membantu bayi Anda mengembangkan otak adalah dengan mendengarkan musik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *